Torgamba, MPOL - Warga Dusun Cinta Makmur, Desa Asam Jawa, Kecamatan
Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dikejutkan dengan ditemukannya seorang pria berinisial RS (30) dalam kondisi meninggal dunia di kamar rumah orang tuanya, Rabu (30/9/2026).Korban yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta itu ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh adik kandungnya, Riska Soraya (28). Saksi kemudian meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Baca Juga:
Mendapat laporan, personel
Polsek Torgamba dipimpin Kapolsek AKP S. Gurusinga bersama Kanit Reskrim dan personel piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan dan tenaga medis Puskesmas Aek Batu, dr. Leli, untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara.
Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun dugaan penganiayaan pada tubuh korban. Pemeriksaan luar oleh tenaga medis juga tidak menemukan luka yang mengarah pada kekerasan.
Untuk memastikan penyebab kematian secara medis, pihak kepolisian sempat menyarankan dilakukan autopsi. Namun, pihak keluarga menyatakan menolak autopsi dan dituangkan dalam surat pernyataan penolakan.
Setelah proses pemeriksaan dan administrasi selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi melalui Kapolsek
Torgamba AKP S. Gurusinga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap keluarga, kerabat, tetangga, dan lingkungan sekitar, terutama ketika menemukan seseorang yang sedang menghadapi persoalan berat.
"Jika ada orang di sekitar kita yang terlihat mengalami tekanan atau membutuhkan dukungan, mari didekati dengan empati dan diarahkan untuk mendapatkan bantuan dari keluarga, tenaga kesehatan, maupun pihak yang berkompeten," ujar Kapolsek.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarluaskan foto maupun informasi yang dapat mempermalukan atau menambah beban keluarga korban.
"Jaga privasi keluarga dan mari bersama-sama membangun kepedulian terhadap sesama," tutupnya. (Can)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani